Bootloader di Linux
Bootloader digunakan agar sistem operasi dapat boot langsung dari harddisk. Dengan kata lain Bootloader adalah program pertama yang dijalankan pada saat komputer dihidupkan atau restart. Dalam sistem operasi linux ada 2 jenis bootloader yang dapat dipilih, yaitu GRUB dan Lilo.
GRUB ( Grand Unified Bootloader )
Sekarang kebanyakan distro linux hampir seluruhnya menggunakan Grub sebagai bootloader standart, untuk keluarga Redhat sendiri mulai dari versi 8 sudah menggunakan Grub sebagai default boot loader. GRUB dapat menjalankan multiple operating system selain linux. Situs resmi grub di http://www.uruk.org/grub/ atau http://www.gnu.org/software/grub/
LILO ( Linux Loader )
Lilo merupakan program bootloader yang paling banyak digunakan oleh distro linux. Ada 2 pilihan untuk mendapatkan boot loader :
A. Master Boot Record ( MBR )
Tempat yang umumnya direkomendasikan, yaitu standart Boot Record dari PC hardware Rom di harddisk.
B. Sector Pertama dari Partisi Root
Alasan penempatan disini, karena GRUB atau LILO tidak dapat ditempatkan pada MBR, sebelumnya sudah ada Operating System lain yang ditempatlkan disitu. Boot Loader tersebut akan mengisi MBR, kemudian akan muncul Prompt yang mengarahkan bootstrap dari LILO atau GRUB.

GRUB

LILO
